scriptDewa - What a hell!

Sunday, July 17, 2005

Suatu hari di Kota Kudus...2004
dear rekan,mungkin ada yang pernah baca posting saya di bawah di beberapa milis.Tapi nggak ada salahnya saya cerita ke teman-teman pengalaman saya waktu riset kemarin,salamsony set.
suatu pagi di kota kudus
**************************
kira-kira 10 hari yang lalu, saya dapet order yangcukup 'menggembirakan'.order itu datang lewat email dari seseorang produser.kira-kira begini bunyinya - kurang lebih, lebihdikurangin.....-"Bisa bikin sitkom? 13 episode? berapa budgetnya?nomor rekening kamu?-Hubungi saya secepatnya 0811...."jangkrik! ini email apaan? saya coba konfirmasi, lewatnomor hp,ceklak-ceklik berbagai huruf di keypad, ngirim smssejatinya, nanya kebenaran email tersebut.[hmmm..jadi penulis 'panggilan','sms-an', 'emailan'dan sebagainya ternyata ada untungnya..]dididididit ...[hp saya gak pake ring tone, bunyinyastandar, standar suara cetit-cetit...eh ..didit didit]Tunggu punya tunggu, beberapa menit kemudian terdengarbalesan, terus seterusnya, terus seterusnya, sampaisatu jam kemudian saya datang ke ATM demi mencek saldosaya [ gila....ini produser apaan? ngirim DP 50%dimuka tanpa ba-bik-bug...tanpa sehelai suratperjanjian, dan saya belum mengerjakan apapun!].Ya udah, saya bales telepon ke beliau,"Ok Bos, saya sanggup bikin!""Idenya apaan? bisa ngomong sekarang?"Zrrrrruutttttsss..otak saya muter cepet banget, dandengan semangat 2004 saya segera 'ngoceh nggak karuan'"BECAK BOS! SITKOM BECAK! 13 Episode, Minggu depanjadi semua!Pokoknya beres bos!!!!!""Bagus! Pokoknya dibikin Lucu ya?"Wah? udah gila ya? gini nih kalo euphoria, urat syarafsaya jadi setingkat sama Frankestein atau mungkin samadengan provokator yang dapat order :)Lalu dengan semangat 99, saya mulai berangkat riset(ya riset teman-teman...sekali lagi riset..dan sayaserius untuk ini). Maka pulanglah saya ke kota-kotatercinta, tempat haribaan becak-becak tujuan obyekriset saya! Tentu saja saya nggak mau bersusah payahmencari becak dibilangan monas...mana ada? dan sayanggak lagi bikin riset tentang kijang!Kembali ke Jogja, Solo, Semarang dan Kudus.Idenya satu, cari data selengkapnya tentang kehidupantukang becak! Nafsunya kepingin mengkonversi inimenjadi tayangan sitkom BECAK BAJ....N...ups..apapunnamanya nanti, pokoknya harus jadi Sitkom..kom..kom.Lalu saya telusuri lorong-lorong kota Solo, Alun-alunKraton Jogja, kota lama semarang sampai simpang tujuhkota kudus. yes teman-teman, saya melihat betapabanyaknya ide bertebaran disana...nyam,nyam,nyam, 212tukang becak mangkal dipinggir-pinggir jalan. Sayacoba dekati mereka, kepingin tahu bagaimana merekahidup dan berhumor! [yes saya manusia kapitalis yangmencoba mencuri 'urat nadi kelucuan mereka'] Dan sayaterpingkal-pingkal ketika mendengarkan merekaberbicara :"Kowe ngerti nggak Dul! Becakku 'bar ngalahke Shogun!Tak' pepet sedikit, motore mblasuk sawah! Becakku toptenan!"[maaf saya tidak bersedia menerjemahkan kata-katadiatas (dan dibawah), biarlah menjadi bahan rahasiadapur saya sendiri]"Lha Piye Jal, Becakku bar wae di reparasi, pelek karoban'ne tak ganti kabeh. Habisnya 300 ribu!""Wah edan kowe? 300 ribu mahal tenan? Becakku wae wis10 tahun ora tak' ganti apa-apa'ne. Tetep Josss dandahsyat tenan!""Becakku mau mbengi Nabrak Sapi!""Wah Tenane? Bengi-bengi kok nabrak sapi? Ora mungkin,Nek Mbengi ,Sapine pasti wes turu!""Maksudte si Sapi'i, bocah kulon alun-alun. Uwongebabak bundas, mlebu rumah sakit!""Lha Edan kowe?"ya itu sebagian data riset dialog-dialog yang menurutsaya "lucu" dan siap dipermak menjadiskenario-skenario keegoisanku. Dan kamu tahu teman?ada sekitar 500 dialog dan kejadian yang sangat "lucu"- dalam pandangan mataku - tentang kehidupan tukangbecak, betapa mereka begitu liat, kuat dan guyon terussetiap hari.Wah kalau jadi sitkom, betapa dahsyatnya, gaya tukangbecak bertutur dengan kegilaan dialog ala mereka!Wadduh..ini pasti jadi sitkom hebat..hebat tenan.Lalu proses pengumpulan data kwalitatif dankwantitatif sudah mendekati kulminasi akhir. Pokoknyasaya sudah siap bikin skenario yang siap dijual dimanasaja, kapan saja plus..plus..janji-janji gombal ratingtinggi.Dan....Dan ketika lewat hari ke sembilan, secara nggaksengaja saya lewat di sebuah SD disuatu perempatan dikota kudus. Matahari belum tinggi, masih jam 6.45,tiba-tiba saja saya mengamati pemandangan nostalgia.Puluhan seragam merah putih dengan tas ransel, rambutkepang anak-anak gadis mungil dan segala tentang masakecil, ah bukankah saya sudah terlalu tua untukmerindukan itu?Langkah-langkah ringan masuk kedalam gerbang sekolah,sebagian diantarkan ayah atau ibunya naik motor [ohya, di kota ini, sebagian besar penduduknya mempunyaisepeda motor], ada juga yang diantarkan naik mobil,dan ada juga yang diantarkan...antarkandengan...becak!Sesaat darah saya berdesir, seorang tukang becakberusia 40tahunan, mengantarkan anaknya yang masihduduk di kelas 1 sd (itu perkiraan saya).Anaknya, seorang putri yang manis, bapaknya seorangtukang becak dengan kulit legam diterjang sinarmatahari sepanjang hidup. Berarti kalau dia berumur 40tahun, dia sudah jadi tukang becak sejak......ah...lama sekali?[tukang becak berumur 40 tahun, pasti punya pengalamanNggenjot Becak puluhan tahun juga! ]............Bukan itu yang membuat saya tiba-tiba terdiam danmenahan napas, tetapi kalimat2x kecil dari sang putriyang mencium tangan ayahnya sebelum masuk ke gerbangsekolah."Bapak hati-hati ya? mimi' mau sekolah dulu.."" ya nduk, belajar yang pinter ya..."" mimi masuk dulu ya Pak,"Mimi sang putri tukang becak tersebut berbalik badan,tiba-tiba teguran ayahnya menghentikan langkahnya."Nduk, kamu belum lapar kan? "si Mimi menggeleng lemah...sang tukang becak kembali membelai rambut mimi..."bapak cari uang dulu ya Nduk, nanti jam 9, pasistirahat sekolah, bapak pasti datang ke sini bawauang jajan buat kamu"Mimi hanya mengangguk pelan..."Doain bapak dapat uang ya Nduk, nanti jam 9, bapakpasti datang..."sekali lagi diulang kalimat tersebut, walau terdengaryakin, tapi tukang becak itu mengucapkannya seolahseperti menahan beban..mimi tersenyum dan masuk kedalam gerbang..."hati-hati ya pak," teriaknya sekali lagi sambilmelambaikan tangan.teman...seketika itu badan saya luruh lunglai...bagai dipalugodam yang sangat berat menghajar kepala ini.terkutuklah saya! betapa memalukan tingkah saya selamaini, memanfaatkan orang lain hanya untuk mencarikeuntungan semata. Seenaknya menertawakan nasib oranglain diatas penderitaannya...mahluk macam apa saya?dan segala macam ide sitkom BECAK BAJ....N itu hilangsudah...tamat sudah...aku lempar jauh-jauh dilubukpenyesalan..nggak bisa hilang...saya tetap merasabersalah...maafkan saya mimi....

sony set.ps. maafkan bila terlalu panjang dan memenuhi inbox anda.